Function
1.
Pengertian
Fungsi
Sebuah
function merupakan sebuah nama yang kita berikan pada suatu blok program yang
sewaktu-waktu dapat kita panggil dan gunakan. Sebuah function dapat diletakkan
di bagian manapun, bisa di awal, tengah, dan akhir dari keseluruhan bagian kode
PHP.
Berikut
ini adalah contoh membuat sebuah function sederhana yang di dalamnya tidak ada
statementnya.
Contoh:
<?php
function
myCompanyMotto()
{
}
myCompanyMotto();
?>
Pada contoh di atas, myCompanyMotto merupakan nama function. Nama function inilah yang dapat dipanggil sewaktu-waktu diperlukan. Aturan membuat nama function sama dengan ketika membuat nama variabel (lihat di Bab II).
Statement/perintah
dari function dituliskan di dalam kurung kurawal {}. Sedangkan perintah
myCompanyMotto(); bagian paling bawah dari kode di atas merupakan cara
memanggil function. Perhatikan contoh berikutnya:
Contoh:
<?php
function myCompanyMotto()
{
echo "Sabar adalah bagian dari keimanan";
}
myCompanyMotto();
?>
Pada contoh tersebut, terdapat
perintah echo di dalam function. Sehingga begitu nama function dipanggil, PHP
akan menampilkan teks yang di-echo-kan tersebut.
Sebuah function dapat dipanggil
berulang-ulang, seperti pada contoh berikut.
<?php
function myCompanyMotto()
{
echo "Sabar adalah bagian dari keimanan";
}
echo "Selamat datang di PT. Nada Corp.
<br>";
myCompanyMotto();
echo
"Terima kasih atas kunjungan Anda<br>"; echo "dan ingatlah
selalu... <br>";
myCompanyMotto();
?>
2. Fungsi dengan Parameter
Contoh
function sebelumnya tidak menggunakan parameter. Peran parameter adalah sebagai
input untuk function yang selanjutnya diolah oleh function tersebut. Berikut
ini contoh penggunaan parameter pada function.
<?php
function
UcapanSalam($nama)
{
echo
"Hallo ". $nama . "!<br>";
}
?>
Pada contoh di atas, variabel $nama
merupakan parameter dari function. Nilai dari variabel tersebut akan
ditambahkan pada string yang di-echo-kan. Selanjutnya akan diberikan contoh
penggunaan function dengan parameter.
<?php
function UcapanSalam($nama)
{
echo "Hallo ". $nama .
"!<br>";
}
UcapanSalam("Agus");
UcapanSalam("Ahmad");
UcapanSalam("Budi");
UcapanSalam("Fauzan");
?>
Jumlah
parameter dari function boleh lebih dari satu. Untuk memisahkan antar parameter
digunakan tanda koma. Berikut ini contohnya.
<?php
function UcapanSalam($kepada, $dari)
{
echo $dari . " mengucapkan salam kepada ".
$kepada . "<br>";
}
UcapanSalam("Ari", "Amalia");
UcapanSalam("Amalia", "Nada");
UcapanSalam("Nada", "Faza");
UcapanSalam("Fauzan", Ari"); ?>
3.
Pengembalian
Nilai (Return Value)
Sebuah function juga dapat
mengembalikan suatu nilai. Function hanya dapat mengembalikan sebuah nilai
saja. Nilai yang dikembalian dapat berupa suatu bilangan (bulat, real), string,
maupun array, dll.
Berikut ini adalah contoh penggunaan
function yang mengembalikan nilai.
<?php
function Jumlahkan($x, $y){
$hasil = $x + $y;
return $hasil;
}
$bil = 0;
echo "Nilai bil mula-mula adalah ". $bil
."<br>";
echo "Nilai bil setelah memanggil function
adalah " . $bil ."<br>";
?>
Function
Jumlahkan() di atas mengembalikan nilai dari variabel $hasil yang merupakan
hasil penjumlahan dari nilai $x dan $y. Sedangkan perintah $bil = Jumlahkan(3,
4); bermakna nilai yang dikembalikan function Jumlahkan(3, 4) disimpan pada
variabel $bil (dalam hal ini nilai $bil adalah 7).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar