Menggunakan Operator
Dalam bahasa pemrograman secara umum,
operator digunakan untuk memanipulasi atau melakukan proses perhitungan pada
suatu nilai. Sampai saat ini, anda telah mengenal operator “.” (menggabungkan
string) dan “=” (proses assignment). Selain dua operator itu masih banyak jenis
operator yang lain dalam PHP yaitu:
·
Operator aritmatik
·
Operator perbandingan
·
Gabungan operator
aritmatik dan assignment
1. Operator Aritmatik
Berikut
ini adalah tabel operator aritmatik, makna dan contohnya:
Contoh:
Selanjutnya jalankan script di atas,
sehingga diperoleh tampilan seperti diperlihatkan pada gambar berikut.
2. Operator Perbandingan
Perbandingan
digunakan untuk menguji hubungan antara nilai dan atau variabel. Operator ini
digunakan dalam suatu statement bersyarat yang selalu menghasilkan nilai TRUE
atau FALSE.
Misalkan:
$x
= 4; $y = 5;
Berikut
ini adalah beberapa contoh penggunaan operator perbandingan dan hasilnya.
3. Kombinasi Operator Aritmatik dan Assignment
Dalam
pemrograman seringkali dijumpai proses yang melibatkan proses increment.
Misalkan kita menginginkan proses increment dengan tingkat kenaikan 1, maka
perintah yang dituliskan dapat berupa
$counter = $counter + 1;
dalam PHP, perintah di atas dapat
ditulis dalam satu perintah singkat sebagai
$counter += 1;
Dari contoh di
atas tampak bahwa operator yang digunakan (+ =) merupakan gabungan dari
operator aritmatik dan assignment. Berikut ini adalah bentuk-bentuk operator
lain jenis ini.
4. Operator Pre/Post Increment dan
Decrement
Operator
jenis ini merupakan pengembangan dari operator jenis sebelumnya. Operator ini
hanya digunakan pada proses increment maupun decrement dengan tingkat 1. Berikut
ini adalah operator yang termasuk jenis ini:
·
$x++; ekuivalen dengan $x += 1; atau $x = $x + 1;
·
$x--; ekuivalen dengan $x -= 1; atau $x = $x – 1;
Contoh:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar