animasi bergerak gif

Beranda

Senin, 16 November 2015

Pemrograman Web Dengan PHP - Bab III



Menggunakan Operator

Dalam bahasa pemrograman secara umum, operator digunakan untuk memanipulasi atau melakukan proses perhitungan pada suatu nilai. Sampai saat ini, anda telah mengenal operator “.” (menggabungkan string) dan “=” (proses assignment). Selain dua operator itu masih banyak jenis operator yang lain dalam PHP yaitu:
·         Operator aritmatik
·         Operator perbandingan
·         Gabungan operator aritmatik dan assignment

1.  Operator Aritmatik
Berikut ini adalah tabel operator aritmatik, makna dan contohnya:

Contoh:
Selanjutnya jalankan script di atas, sehingga diperoleh tampilan seperti diperlihatkan pada gambar berikut.

2.  Operator Perbandingan
Perbandingan digunakan untuk menguji hubungan antara nilai dan atau variabel. Operator ini digunakan dalam suatu statement bersyarat yang selalu menghasilkan nilai TRUE atau FALSE.
Misalkan:
$x = 4; $y = 5;
Berikut ini adalah beberapa contoh penggunaan operator perbandingan dan hasilnya.

3.  Kombinasi Operator Aritmatik dan Assignment
Dalam pemrograman seringkali dijumpai proses yang melibatkan proses increment. Misalkan kita menginginkan proses increment dengan tingkat kenaikan 1, maka perintah yang dituliskan dapat berupa
$counter = $counter + 1;
dalam PHP, perintah di atas dapat ditulis dalam satu perintah singkat sebagai
$counter += 1;
Dari contoh di atas tampak bahwa operator yang digunakan (+ =) merupakan gabungan dari operator aritmatik dan assignment. Berikut ini adalah bentuk-bentuk operator lain jenis ini.

4.  Operator Pre/Post Increment dan Decrement
Operator jenis ini merupakan pengembangan dari operator jenis sebelumnya. Operator ini hanya digunakan pada proses increment maupun decrement dengan tingkat 1. Berikut ini adalah operator yang termasuk jenis ini:
·         $x++; ekuivalen dengan $x += 1; atau $x = $x + 1;
·         $x--; ekuivalen dengan $x -= 1; atau $x = $x – 1;
 Contoh:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar