Statement Control
1. Statement IF …
Sintaks dari statement tersebut dalam
PHP adalah
if
(syarat){
statement1;
statement2;
.
.
}
Untuk
menyatakan syarat, biasanya digunakan operator perbandingan seperti yang telah
dibahas sebelumnya. Apabila syarat bernilai TRUE maka statement-statement yang
diapit dengan tanda kurung kurawal akan dijalankan. Bentuk lain dari sintaks IF adalah
if
(syarat) {
statement1;
statement2;
.
.
}
else {
statement3;
statement4;
.
.
}
Untuk
sintaks kedua di atas, statement3, statement4, dst akan dijalankan apabila syarat
bernilai FALSE.
Contoh:
<?
$my_name
= "nada";
if
($my_name == "nada")
{
echo
"Your name is ".$my_name."!<br>";
}
echo
"Welcome to my homepage!";
?>
Contoh:
<?
$number
= 3;
if
($number == 4)
{
echo
"Benar";
}
else
{
echo
"Salah";
}
?>
Terdapat
pula bentuk sintaks berikutnya dari IF … yaitu dengan ditambahkan elseif
if
(syarat1)
{
statement11;
statement12;
.
.
}
elseif
(syarat2)
{
statement21;
statement22;
.
.
}
else
{
statement1;
statement2;
.
.
}
Jika syarat1 bernilai TRUE, maka
statement11, statement12 dst akan dijalankan. Sedangkan jika syarat1 FALSE maka
selanjutnya akan dicek untuk syarat2. Jika syarat-syarat TRUE maka statemen21,
statement22, dst akan dijalankan, sedangkan jika syarat2 FALSE akan dicek
syarat berikutnya (jika masih ada). Statement1, statement2, dst baru akan
dijalankan apabila semua syarat sebelumnya bernilai FALSE.
Contoh:
<?
$karyawan = "Bob";
if($karyawan == "Tanner")
{
echo "Hello Tanner!";
}
elseif($karyawan == "Bob")
{
echo "Hello Bob!";
}
else
{
echo "Hello!";
}
2. Statement SWITCH
Sintaks
dari statement ini adalah
switch
(variabel)
{
case
option1:
statement11;
statement12;
.
.
break;
case
option2:
statement21;
statement22;
.
.
break;
.
.
default:
statementdefault1;
statementdefault2;
.
.
break;
}
Pada sintaks di atas, nilai dari
variabel akan dicek pada setiap option yang ada (terletak di bagian case). Jika
ada option yang sama dengan nilai variabel, maka statement-statement di bawah
option tersebutlah yang akan dijalankan. Bagian default adalah optional (boleh
ada, boleh tidak).
Contoh:
<?php
$tujuan
= "Tokyo";
echo
"Biaya Perjalanan Menuju $tujuan adalah ";
switch
($tujuan){
case
"Las Vegas":
echo
" $500";
break;
case
"Amsterdam":
echo
" $1500";
break;
case
"Egypt":
echo
" $1750";
break;
case
"Tokyo":
echo
" $900";
break;
case
"Caribbean Islands":
echo
" $700";
break;
}
?>
Contoh:
<?php
$tujuan =
"New York";
echo
"Biaya Perjalanan Menuju $tujuan adalah ";
switch
($tujuan){
case
"Las Vegas":
echo "
$500";
break;
case
"Amsterdam":
echo "
$1500";
break;
case
"Egypt":
echo "
$1750";
break;
case
"Tokyo":
echo "
$900";
break;
case
"Caribbean Islands":
echo "
$700";
break;
default:
echo "
$100";
break;
}
?>
3. Statement WHILE
Statement ini digunakan untuk
mengerjakan suatu statement secara berulangulang
sampai
suatu syarat dipenuhi. Sintaksnya adalah
while
(syarat){
statement;
statement;
.
.
}
Pada sintaks di atas, selama syarat
bernilai TRUE maka statement-statement di dalam while akan terus dijalankan
secara berulang-ulang. Perulangan baru akan berhenti apabila syarat bernilai
FALSE. Sebelum statement yang diulang-ulang dilakukan, terlebih dahulu akan
dicek syarat nya apakah bernilai TRUE atau FALSE. Apabila TRUE maka statement
akan dijalankan. Sedangkan apabila FALSE, perulangan akan langsung berhenti.
Dengan kata lain, statement dalam WHILE bias jadi tidak akan pernah dilakukan,
yaitu apabila syaratnya langsung bernilai FALSE.
Contoh:
<?
$harga_sikat
= 1500;
$jumlah_sikat
= 10;
echo
"<table border=\"1\" align=\"center\">";
echo
"<tr><td><b>Jumlah Sikat</b></td>";
echo
"<td><b>Harga</b></tr></td>";
while
( $jumlah_sikat <= 100 )
{
echo
"<tr><td>";
echo
$jumlah_sikat;
echo
"</td><td>";
echo
"Rp. ".$harga_sikat * $jumlah_sikat;
echo
"</td></tr>";
$jumlah_sikat
= $jumlah_sikat + 10;
}
echo
"</table>";
?>
Kode
di atas akan menampilkan hasil di browser berupa tabel yang berisi jumlah
sikat
dan harganya, dengan asumsi harga sebuah sikat adalah Rp. 1.500. Jumlah
sikat
yang ditampilkan adalah kelipatan 10 dengan batas sampai 100 buah.
1. Statement FOR
Statement
FOR mirip dengan WHILE yang memiliki sintaks berikut ini
for
(inisialisasi counter; syarat; increment/decrement counter)
{
statement;
.
.
}
Untuk memperjelas pemahaman tentang FOR,
berikut ini adalah contoh kode dengan for untuk menghasilkan tampilan yang sama
dengan contoh while sebelumnya (tentang jumlah sikat dan harganya). Coba
bandingkan dengan kode contoh while sebelumnya.
Contoh:
<?
$harga_sikat = 1500;
echo "<table border=\"1\"
align=\"center\">";
echo "<tr><td><b>Jumlah
Sikat</b></td>";
echo
"<td><b>Harga</b></td></tr>";
for ($jumlah_sikat = 10; $jumlah_sikat <= 100;
$jumlah_sikat+=10)
{
echo "<tr><td>";
echo $jumlah_sikat;
echo "</td><td>";
echo "Rp. ".$harga_sikat * $jumlah_sikat;
echo "</td></tr>";
}
echo "</table>";
?>
2. Statement
Foreach
Misalkan Anda
punya data berupa array assosiatif yang akan diproses secara berulang-ulang,
maka PHP menyediakan statement foreach yang mudah digunakan.
Sintaksnya adalah:
foreach(variabelarray as kunci => value)
{
statement;
.
.
}
Sebagai contoh,
misalkan Anda memiliki 5 orang karyawan dengan usianya masing-masing yang
ditulis dalam kode PHP sebagai berikut
$UsiaKaryawan["Lisa"] = "28";
$UsiaKaryawan["Jack"] = "16";
$UsiaKaryawan["Ryan"] = "35";
$UsiaKaryawan["Rachel"] = "46";
$UsiaKaryawan["Grace"] = "34";
Berikut ini
adalah contoh kode PHP yang akan menampilkan semua karyawan beserta usianya
dengan menggunakan foreach.
<?
$UsiaKaryawan["Lisa"] = "28";
$UsiaKaryawan["Jack"] = "16";
$UsiaKaryawan["Ryan"] = "35";
$UsiaKaryawan["Rachel"] = "46";
$UsiaKaryawan["Grace"] = "34";
foreach($UsiaKaryawan as $Nama => $umur)
{
echo "Nama Karyawan: $Nama, Usia:
$umur"." th <br>";
}
?>
3. Statement DO WHILE
Statement
ini merupakan bentuk modifikasi dari WHILE. Sintaksnya adalah
sebagai
berikut
do
{
statement;
.
.
}
while
(syarat);
Coba bandingkan dengan sintaks WHILE sebelumnya. Dilihat dari posisi statement yang diulang, posisi statement yang diulang pada DO WHILE terletak
di atas syarat. Dengan demikian, sebelum syarat dicek TRUE atau FALSE nya,
statement akan dikerjakan
terlebih dahulu. Sedangkan pada WHILE, sebelum statement yang diulang dikerjakan,
terlebih dahulu syarat akan dicek. Prinsip kerja DO WHILE sama
dengan WHILE yaitu statement akan
terus
dikerjakan selama syarat bernilai TRUE dan perulangan akan berhenti apabila FALSE.
Perhatikan contoh berikut ini yang membandingkan DO WHILE dengan WHILE.
Contoh:
<?
$kue = 0;
while($kue > 1)
echo "Mmmmm...Aku suka kue! Nyam..nyam..nyam..";
?>
<?
$kue = 0;
do
echo "Mmmmm... Aku suka kue! Nyam..nyam..nyam..";
while ($kue > 1);
?>
Pada kode WHILE, teks "Mmmm…. " dst tidak akan ditampilkan karena syaratnya langsung bernilai FALSE (perulangan berhenti). Sedangkan pada DO WHILE, teks akan ditampilkan dahulu kemudian perulangan berhenti (syarat
bernilai FALSE).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar