animasi bergerak gif

Beranda

Senin, 16 November 2015

Pemrograman Web Dengan PHP - Bab I



Pengenalan PHP

1.  Apa Itu PHP?
Berdasarkan informasi dari situs resmi PHP, “PHP.net”, PHP (PHP: Hypertext Prepocessor) merupakan bahasa pemrograman web yang dapat disisipkan dalam script HTML. Banyak sintaks di dalamnya yang mirip dengan bahasa C, Java dan Perl. Tujuan dari bahasa ini adalah membantu para pengembang web untuk membuat web dinamis dengan cepat.
Ketika seseorang mengunjungi web berbasis PHP, web server akan memproses kode-kode PHP. Beberapa perintah atau kode dari PHP tersebut selanjutnya ada yang diterjemahkan ke dalam HTML dan beberapa ada yang disembunyikan (misalnya proses kalkulasi dan operasi). Setelah diterjemahkan ke dalam HTML, web server akan mengirim kembali ke web browser pengunjung tersebut.

2.  Apa yang Bisa Dilakukan dengan PHP?

  1. Mengurangi waktu untuk membuat web berskala besar 
  2. Mampu menciptakan web interaktif 
  3.  Menciptakan berbagai tool untuk keperluan online 
  4.  Mendukung e-commerce (shopping carts)
3.  Modal Dasar Mempelajari PHP
Sebelum mempelajari PHP, Anda harus menguasai yaitu:
·         HTML
·         Dasar-dasar pemrograman (C/C++ lebih baik)
4.  Aplikasi Yang Diperlukan
Untuk dapat bekerja dengan PHP, berikut ini adalah beberapa aplikasi yang diperlukan:

  1. Web server (Apache, IIS, Personal Web Server/PWS)
  2. PHP server (dapat didownload di PHP.net) 
  3. Database server (MySQL, Interbase, MS SQL, dll)
  4. Web Editor (Dreamweaver, Frontpage, dll)

Anda dapat pula menggunakan tool aplikasi yang di dalamnya sudah terdapat web server (Apache), PHP server, dan MySQL yang terintegrasi menjadi satu. Tool tersebut dapat diinstal di PC sebagai sarana belajar PHP. Beberapa contoh tool tersebut diantaranya adalah Easyphp (Easyphp.org), PHPTriad, AppServe, dll. PHP server dapat berjalan dengan baik di beberapa OS seperti Windows, Linux, dan Macintosh.

5.    Pengenalan Web Server
Web Server merupakan sebuah perangkat lunak dalam server yang berfungsi menerima permintaan (request) berupa halaman web melalui HTTP atau HTTPS dari client yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali (response) hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk HTML.


6.  Server Side Scripting
Server side scripting merupakan sebuah teknologi scripting atau pemrograman web, dimana script atau program dikompilasi atau diterjemahkan di server dan hasilnya dikirimkan di browser. Beberapa contoh server side scripting:
·         Active Server Pages (ASP) dan ASP.NET
·         Cold Fusion
·         Java Server Pages
·         Perl
·         Phyton
·         PHP

7.  Membuat Direktori Kerja
Selama praktikum dilaksanakan, tempatkan file-file kerja (file .php) anda di dalam directory yang berfungsi sebagai document root sehingga dikenali oleh web server. Ikuti langkah-langkah berikut untuk membuat directory kerja.

a.    Buat folder di DRIVE D:\public_html\htdocs, dengan nama kelas masingmasing dan dibawah folder kelas, buat folder NPM anda perhatikan gambar berikut.
 
b.    Dari gambar di atas, misalkan anda ada di kelas 2SIP4 dan NPM anda 01120054. Selama praktikum dalam 1 semester usahakan semua file kerja disimpan di dalam folder yang telah anda buat.
c.    Selanjutnya anda menguji apakah web server di dalam komputer anda sudah berjalan dengan baik. Buka web browser (internet explorer) kemudian ketikkan pada address bar http://localhost/2SIP4/01120054. Sehinga diperoleh tampilan seperti gambar berikut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar