animasi bergerak gif

Beranda

Senin, 16 November 2015

Pemrograman Web Dengan PHP - Bab IV



BAB 4
MODULARITAS

Suatu pemrograman yang baik seharusnya program yang besar dipecah menjadi program-program yang kecil yang selanjutnya disebut modul. Modul-modul kecil tersebut dapat dipanggil sewaktu-waktu diperlukan. Dalam PHP juga mendukung konsep tersebut yang selanjutnya diberi nama modularitas. Kita dapat menyisipkan isi suatu file/modul lain ke dalam file/modul tertentu. Terdapat 2 perintah/function untuk hal tersebut dalam PHP yaitu menggunakan include dan require.

1.  Fungsi Include()
Untuk memudahkan pemahaman, diberikan contoh berikut. Misalkan kita akan membuat menu link sejumlah 4 buah yaitu index, about, links, dan contact pada setiap halaman web yang kita buat. Teknik yang digunakan adalah membuat menu link dalam suatu modul tersendiri kemudian modul tersebut dipanggil pada setiap halaman web yang diinginkan terdapat menu link di dalamnya.
Dari teknik di atas tampak adanya kemudahan dalam membuat halaman web. Dalam hal ini, kita tidak perlu membuat menu link di setiap halaman web yang ada. Bayangkan seandainya kita punya halaman web sejumlah 100 buah yang kesemuanya ingin diberi menu link tanpa menggunakan teknik di atas, tentu hal tersebut sangat merepotkan. Meskipun secara teknis, kode pembangun web dipecah dalam modul-modul, namun ketika di browser akan terlihat menyatu.
 Berikut ini adalah kode HTML yang dihasilkan oleh browser ketika membuka halaman web index.php.


2.  Fungsi Require()
Cara penggunaan maupun fungsi dari require() sama dengan include(). Jadi apa perbedaannya? Sebaiknya mana yang kita gunakan? Perhatikan contoh berikut ini
<?php
include("noFileExistsHere.php");
echo "Hello World!";
?>
dengan asumsi bahwa file noFileExistxHere.php tidak ada.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar